Tren Spirituality: Upaya Dekolonisasi dalam Tren The New Beginning 2021/2022

Authors

  • Dharajatya Tri Paramatatwa Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pasaca Sarjana, Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.36806/psnpu.v4i.146

Keywords:

prediksi tren mode, dekolonisasi, eurosentris

Abstract

Dominasi tren mode Eurosentris dari kapital mode seperti Paris, London, Milan dan New York masih mempengaruhi tren mode di Indonesia. Adanya ketidaksesuaian psikografis, demografis serta geografis akan mempengaruhi tren mode hingga seharusnya menciptakan tren yang berbeda. Indonesia Trend Forecasting atau Fashion Trend Forecasting merupakan tim riset yang secara khusus menganalisis dan menyintesiskan prediksi tren mode dengan faktor-faktor lokal Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomena, penelitian ini bertujuan memperluas interpretasi tanda visual berupa mood board serta kata kunci dengan wacana dekolonisasi. Buku prediksi tren The New Beginning 2021/2022 yang memuat warna, bentuk, tekstil, dan gagasan populer, ternyata terdapat gejala upaya dekolonisasi yang mengikis ideologi tren mode Eurosentris. Meskipun tren makro Spirituality masih dipengaruhi oleh ideologi tren mode Eurosentris, tetapi tren sudah dilokalkan dengan faktor-faktor di Indonesia melalui pemilihan tekstil wastra nusantara, hingga desainer nasional sebagai acuan. Wacana dekolonisasi dapat membentuk pola pikir untuk melepaskan diri dari kungkungan tren mode Eurosentris sehingga dapat mendorong perkembangan industri mode lokal berskala kecil maupun yang ada di daerah.

Downloads

Published

2024-07-02