Estetika Partisipatif Dan Ruang Visual: Praktik Intervensi Seni Rupa sebagai Transformasi Sosial di Perkotaan Indonesia

Authors

  • Abd. Gaffar Peneliti Sosial Humaniora - JSH Research Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36806/psnpu.v5i.159

Keywords:

seni partisipatif, ruang kota, estetika relasional, komunitas, transformasi sosial

Abstract

Transformasi ruang kota di Indonesia dalam dua dekade terakhir tidak hanya mencakup perubahan fisik dan infrastruktur, tetapi juga menyentuh dimensi sosial dan kultural masyarakat urban. Dalam konteks ini, praktik seni rupa partisipatif muncul sebagai strategi kolektif warga untuk merebut kembali ruang, menyusun ulang identitas komunitas, dan memperkuat solidaritas sosial. Artikel ini menganalisis tiga studi kasus Kampung Akuarium di Jakarta, Lorong Seni dan Lorong Wisata di Makassar, serta komunitas petani urban di Yogyakarta—untuk memahami bagaimana seni rupa partisipatif berfungsi sebagai instrumen transformasi sosial dalam konteks perkotaan Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis etnografi visual dan analisis tematik, serta didukung oleh teori estetika partisipatif (Bishop), estetika relasional (Bourriaud), dan produksi ruang (Lefebvre & Massey), penelitian ini menemukan bahwa seni mampu menjadi praktik kontrahegemonik yang memadukan dimensi afektif, ekologis, dan politis. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi antara seni, kebijakan kota, dan partisipasi warga dalam membangun ruang urban yang inklusif, adil, dan bermakna secara sosial.

Downloads

Published

2025-07-07