Imaji Kosmologis “Jokoting” dan Reinvensi Identitas Kepemimpinan: Tinjauan Filsafat Atas Karya Nasirun - Sujiwo Tejo
DOI:
https://doi.org/10.36806/psnpu.v4i.138Keywords:
Imaji, Kosmologis, Dekontruksi, Reinvensi, Pedagogi, IndetitasAbstract
Kerangka estetis seni visual dan tafsir-tafsir atasnya kerap menjadi bagian dari dominasi Barat mengorientasi dan bahkan mengkapitalisasi secara instrinsik ke dalam kategori-kategori gaya, produk, bahkan harga sebuah karya seni. Jokoting sebagai karya senirupa kolaboratif, mendekonstruksi kerangka estetis seni visual barat dengan merepresentasi dan mereinvensi karakter dalam tradisi kelokalan Indonesia. Upaya dekonstruksi ini tidak semata-mata memperkarakan epistemologi estetika Barat tetapi juga memuat suatu imaji kosmologis dan kemungkinan-kemungkinannya dalam mereinvensi identitas kepemimpinan politik lokal. Jokoting dengan paradoks-paradoks ketimura-kejawaannya menemukan elemen-elemen metaforis yang dalam tataran tertentu menjadi pondasi dan mediasi sekaligus bagi seni dan filsafat untuk mengafirmasi kontribusi kelokalannya bagi pedagogi identitas politik kepemimpinan lokal.
